Press "Enter" to skip to content

Pochettino: Menangani Espanyol Lebih Sulit Daripada Jawara UCL

Menyambut pertandingan laga pamungkas Liga Champions, juru tak-tik Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, mengenang jaman sukar yang dia habiskan bareng Espanyol bertahun-tahun lalu. Anggapannya, keberhasilan menjaga Los Periquitos di LaLiga terasa lebih sukar daripada mengangkat trofi Liga Champions bareng Tottenham.

Mauricio Pochettino diboyong menuju Espanyol di tahun 2009 lalu. Saat itu, Espanyol tengah terpuruk dan terjebak di daerah terdegradasi. Kedatangan Pochettino membikin Los Periquitos sukses pergi dari dari kotak terdegradasi dan berakhir di papan tengah.

“Sepuluh tahun kemarin, aku memperoleh jam terbang terberat aku. Yakni, menangani Espanyol. Di tiap-tiap pekannya, kami terus bermain dengan merasa waspada sebab ancaman terdegradasi, ” tutur Mauricio Pochettino pada La Nacion.

“Saat itu, atmosfer didalam tim sangatlah jelek dan melelahkan. Di samping itu, manajemen jua tidak menolong sebab membenani kami dengan harapan yang amat tinggi. ”

“Saat ini, aku bakal melawan Liverpool dalam laga final Liga Champions. Hal terburuk yang dapat berlangsung dalam laga mendatang merupakan, tempat kedua. Hal itu sama sekali tidak sebanding dengan stres yang aku alami saat menangani Espanyol, ” jelasnya melanjutkan.

Dibawah bimbingannya, Los Periquitos sukses menasbihkan diri menjadi salah satu kesebelasan papan tengah di LaLiga sampai sekarang. Setelah Los Periquitos, Mauricio Pochettino pernah melatih Southampton pada kompetisi musim 2013-14 sebelum menambatkan hatinya menuju Tottenham Hotspur.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.