Menu

Alasan-Alasan Reksadana Pasar Uang Lebih Bagus Dari Deposito

0 Comments


Kenapa perlu pilih investasi Reksadana Pasar Uang disandingkan dengan Deposito? Ada beberapa alasan yang membuat Anda musti mempertimbangkannya. Tulisan ini salah satu dari Panduan Investasi Reksadana. Admin optimis mayoritas dari Anda menaruh simpanan di Deposito. Menurut beberapa survei, deposito merupakan instrumen yang cukup banyak dipilih masyarakat tuk menyimpan uangnya. Alasannya lantaran faktor keamanan. Deposito di jamin pemerintah. Beda dengan admin.

Admin tak pilih deposito sebab ada instrumen lain yang keamanannya nyaris sama dengan deposito namun returnnya sedikit baik. Apa deposito menguntungkan dengan cara return? Apakah terdapat instrumen lain yang resikonya sepadan dengan deposito namun memberikan return lebih baik? Itu pertanyaan yang harus Anda renungkan. Tulisan ini memberi sudut pandang lain atas deposito dibandingkan instrumen lain, yakni Reksadana Pasar Uang.

Uang di Reksadana dikumpulkan lalu diserahkan pengelolaannya pada professional, yakni Manajer Investasi. Reksadana Pasar Uang menanamkan dananya di instrumen pasar uang. Itu adalah daftar investasi yang dibeli Manajer Investasi didalam Rekadana Pasar Uang: Deposito Berjangka, Surat Berharga Pasar Uang, Sertifikat Deposito, Surat Pengakuan Hutang, Surat Berharga Komersial (Commercial Paper), Sertifikat Bank Indonesia yang sudah diperingkat oleh perusahaan pemeringkat efek, Obligasi jatuh temponya kurang 1 (satu) tahun dan instrumen pasar uang lain.

Jadi, secara ringkas Reksadana Pasar Uang merupakan Reksadana yang menaruh uangnya pada Deposito. Bedanya, penempatan di Reksadana Pasar Uang dimanage oleh Manajer Investasi. Kemudian, apa saja kelebihan Reksadana Pasar Uang daripada Deposito di Bank?

  • Keuntungan Lebih Tinggi. Return Reksadana Pasar Uang kira-kira 6.33% – 7.35% per tahun posisi Maret 2015. Data ini diambil dari kinerja Reksadana Pasar Uang di Commonwealth Bank. Suku bunga deposito bergantung lamanya penempatan dan total dana yang difokuskan. Penempatan Setahun bunganya 4.75%-5.75% per tahun tuk minimum Rp. 50 juta. Tapi, itu bunga belum dipotong pajak bunga. Bunga deposito seusai dipotong pajak ialah 3.8%-4.6% setahun. Jadi, Anda boleh lihat bahwa Reksadana Pasar Uang memiliki keuntungan di atas Deposito.
  • Investasi Rp 100 ribu. Anda musti minimum punya  Rp. 5 juta tuk penempatan uang di Deposito. Dibawah itu tak diterima bank. Itu juga bunganya yang dikatakan paling rendah. Agar bunganya lumayan, Anda musti menaruh Rp. 50 juta keatas. Di Reksadana, Anda cukup mengawali dari uang Rp. 100 ribu. Dan tak ada perbedaan return antara yang menaruh Rp. 100 ribu atau Rp. 5 juta. Jadi, akses investasi di Reksadana amat terjangkau. JIka kurang jelas bisa belajar investasi Reksadana Pasar Uang secara online.
  • Dana Bisa Diambil Kapan Saja Tanpa Denda. Pencairan dipercepat Deposito dipungut denda 2% dari pokok. Maka, kalau mencairkan deposito sebelum waktu jatuh tempo, Anda akan kena denda. Di Reksadana, kapanpun dana bisa ditarik dan tak ada dendanya. Biaya pencairan di Reksadana secara gratis. Proses pencairan Reksadana amat mudah. Anda bisa menuntaskannya via komputer. Tak perlu datang ke bank cabang. Saya tak tahu apa saat ini pencairan Deposito dapat dilakukan via online atau Anda musti datang ke bank.
  • Jangka Investasi Fleksibel. Di deposito, Anda musti mempertimbangkan dengan baik–baik, berapa lama uang mau ditempatkan. Mengingat: #1 pencairan dipercepat terkena denda; #2 bunga deposito dipengaruhi lamanya penempatanuang, salah menghitung jangka waktu deposito, bisa rugi karena denda maupun mendapatkan bunga lebih kecil. Reksadana Pasar uang tak menjatuhkan denda tuk pencairan dipercepat juga memberlakukan bunga sama tuk seluruh jangka waktu. Waktu investasi jadi amat fleksibel pada Reksadana Pasar Uang. Ingin investasi 1 hari boleh, ingin investasi 10 hari boleh, dengan menerima return yang serupa. Mau dicairkan tiba-tiba lantaran kebutuhan mendadak juga tak masalah karena tak ada denda.
Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published.